8 Teknik Closing Tanpa Pusing Paling Manjur

      Komentar Dinonaktifkan pada 8 Teknik Closing Tanpa Pusing Paling Manjur
teknik closing

8 Teknik Closing Tanpa Pusing – Hal terpenting saat menjalankan menjalankan penjualan apa sih? Terkadang saat kita menjual produk, banyak respons dari calon konsumen. Kebanyakan mereka hanya bertanya-tanya saja. Tetapi, mereka endingnya tidak jadi beli daganganmu bukan. Nah, oleh sebab itu, penting sekali bagi kita untuk menguasai teknik closing.

Terutama kamu pelaku usaha yang menjual produknya secara online, sangat penting sekali menguasai teknik closing. Berbicara tentang closing, seberapa penting dikuasai oleh pelaku online? Ketika kita berbicara online, kita tidak hanya berbicara seberapa banyak orang yang membeli produk kita. Tetapi juga berbicara tentang trefik, konversi dan jangkauan postingan kita ke pengguna internet. Nah, semakin banyak jangkauan yang kita sasar, semakin berpeluang penjualan meningkat, begitupun dengan customer juga akan semakin meningkat.

8 Teknik Closing Tanpa Pusing

Nah, agar bisa seperti itu, lalu apa saja yang perlu dipersiapkan? Tentu saja ada banyak teknik closing yang harus kita pelajari dan kuasai. Berikut ulasannya. 

1. Lakukan Perencanaan Yang Matang

Teknik closing pertama adalah buatlah perencanaan yang matang. Setidak alznya dengan perencanaan seperti ini akan membantu meningkatkan hasil pemasukan uang. Sedangkan untuk perencanaan yang bisa rencanakan ada banyak hal, mulai dari perencanaan analisa produk, target pasar dan menganalisis untung dan rugi.

Ketika melakukan perencanaan dan melakukan teknik closing, ada tiga sumber pertanyaan yang setidaknya kamu sadari terlebih dahulu, sebelum melempar ke pasaran. Apa sajakah tiga pertanyaan tersebut?

  • Alasan orang membeli produk Anda, kenapa konsumen memberi produk kamu? Jika kamu tidak bisa menjelaskan alasannya, maka jangan heran jika calon konsumen pun meragukan produk yang Anda jual. Lalu bagaimana caranya agar konsumen membeli produk kita? Yaitu dengan menonjolkan kelebihan atas produk kamu.
  • Alasan apa yang calon konsumen sekarang cari? Nah, ini juga penting dipahami. Misal sekarang konsumen sedang tren dengan membaca buku pendidikan, maka kamu bisa mengawali dan memulainya dengan menawarkan buku-buku pendidikan kepada calon konsumen. Tawarkan keuntungan bagi mereka, dicamin teknik closing pertama ini langsung deal.
  • Apakah produk kamu membuat pelanggan percaya? Tidak dapat dipungkiri bahwa kepercayaan produk itu juga penting. Coba deh Tanya ke teman, kenapa mereka membeli produk? Pasti alasannya karena mereka butuh dan karena produknya memang terpercaya. Salah satu penyumbang terbesar terkning closing berhasil karena produknya berkredibel. Tanda produk terpercaya atau tidak, biasanya dilihat dari jumlah penilaian bintang, testimony dan endorsement.

2. Time to Closing

Teknik closing yang kedua adalah, perhatikan time to closingnya. Sebagai pembeli, Anda dituntut untuk bisa membaca situasi calon konsumen. Ketika konsumen sedang datang, langsung dipaksa membeli produk. Hindari cara seperti ini, ini kesalahan yang cukup fatal. Biarkan dan beri ruang untuk calon konsumen untuk mencari tahu dan terjawab rasa penasarannya.

Ada teknik closing yang bisa dijadikan pertanda di detik time to closing. Misal, ketika calon konsumen mulai bertanya tentang harga, macam produk, cara pembayaran dan bonus, maka itulah pendekatan untuk segera closing, yah meskipun hal ini juga tidak menjamin. Nah, agar menguatkan dan calon pembeli yakin dengan produk jualan kamu, maka di saat calon konsumen di ciri-ciri ini, kamu perlu melakukan beberapa hal sebagai berikut.

  • Berikan testimony dari pelanggan lain, yang sudah pernah membeli produk kamu. Misal, dengan memberikan bukti testimony, misal foto screenshoot dsb.
  • Teknik closing lain, lakukan pendekatan Anda menawarkan banyak keuntungan. Di sinilah Anda dituntut terampil untuk melakukan soft marketing.
  • Jika perlu, berikan promo. Misalnya, promo buy 1 get 1, atau potongan diskon setiap pembelian tertentu. Jadi, hal-hal seperti ini juga dapat digunakan sebagai teknik closing yang efektif.
  • Now or Never termasuk teknik closing yang terbatas. Maksudnya adalah, calon konsumen dituntut untuk melakukan pembelian di hari itu, dan sifatnya tidak bisa menunda kesempatan lain hari. Karena ketika menunda, kesempatan itu akan hilang. Misalnya, pemotongan sampai 70% untuk transaksi pembelian di hari ini saja.

3. Mencoret Harga

Kamu pasti pernah melihat dari harga yang mahal, kemudian harga tersebut di coret, dan ditawarkan dengan harga lebih murah. Nah, cara ini ternyata juga termasuk teknik closing yang bisa kamu terapkan juga.

Cara ini juga efektif, setidaknya calon konsumen tergiur dan tergoda. Karena alam bawah sadar, calon konsumen akan terdorong untuk membeli, mumpung harga turun  lebih murah dari harga biasanya. Apalagi jika harga yang dicoret dengan harga yang ditawarkan selisih banyak, dijamin akan banyak orang melotot dan berebut ingin mendapatkannya.

Baca juga : 3 Kekurangan Affiliate Marketing

4. Memberikan Pujian

Teknik closing yang keempat adalah memberikan pujian kepada konsumen. Tentu saja pujian ini jangan berlebihan. Pujilah di waktu dan Kmoment yang tepat. Kenapa harus pujian? Karena pada dasarnya manusia senang dengan pujian, maka tidak ada salahnya melakukannya.

Contoh, ketika ada calon pembeli dari mahasiswa. Ia mencari buku ajar matematika, dan tidak ada salahnya kamu menanyakan sekarang semester berapa atau IP nya berapa. Misalnya, IP nya 3,70, kamu bisa memuji, dan pilihan dia mencari buku tersebut sangat tepat karena bisa membantu menaikan nilai IPK nya.

5. Teknik Closing : Berikan harga lebih Murah

Sama seperti sebelumnya, tawarkan harga lebih murah. Maksudnya adalah membuat trik penawaran yang lebih murah. Sebagai contoh, buku ajar seharga 100.000 ditawarkan. Ketika calon konsumen tidak tertarik karena harganya terlalu tinggi, maka kamu bisa menawarkan buku ajar serupa, dengan judul atau penulis berbeda, tetapi tema bahasannya sama, dan tentunya harganya lebih murah, maka bisa kamu tawarkan.

Cara ini teknik closing terbesar yang banyak dialami oleh pelaku usaha jual beli barang loh. Karena ternyata ada banyak cukup orang yang senang dengan barang yang harganya lebih murah. Meskipun tidak begitu lengkap, asal murah, lebih berpotensi untuk dibeli. Kurang lebih seperti itu.

6. Berikan Perhatian terhadap calon konsumen

Teknik closing yang sepele namun penting adalah memberikan perhatian kepada calon konsumen. Coba perhatikan, ketika kamu pergi atau berbelanja di minimarket, kemudian karyawannya menanggapi pertanyaan Anda dengna ketus dan sadis, apa yang kamu rasakan? Pasti sebel, jengkel, dan lain hari tidak akan datang ke minimarket tersebut bukan?

Nah, ini juga yang perlu kamu lakukan. Hindari sikap atau perilaku yang negative. Berikan perhatian, empati atau paling tidak bersikap sopan santun. Jadikan konsumen sebagai raja,  dan itulah teknik closing yang paling jitu menurut pengalaman saya. Terkadang, ada juga yang datang ke sebuah toko yang mungkin kurang lengkap, tetapi Karena pelayanan yang akrab, yang menjadikan alasan utama menjadi langganan di sana.

7. Buatlah Seakrab Mungkin

Ketika calon konsumen merasa senang dan nyaman, secara tanpa disadari, pasti mereka akan datang kembali. Entah itu kapan. Jadi, teknik closing bisa diawali dengan cara ini. Setidaknya dengan cara ini calon konsumen bisa mengajak konsumen baru yang akan menjadi pelanggan kita juga nantinya.

8. Teknik Closing : Jangan Mudah Menyerah

Teknik closing terakhir adalah, jangan mudah menyerah. Kenapa? Karena yang namannya berdagang, pasti ada tidak enaknya. Tetapi juga ada banyak enaknya. Nah, oleh sebab itu, jangan mudah menyerah karena satu alasan. Kuncinya adalah, konsisten dan ulet. Dijamin, bisnis usaha kamu semakin hari semakin maju dan semakin besar.

Nah, dari kedelapan teknik closing tanpa pusing di atas, apakah kamu sudah menjalani semuanya? Atau baru beberapa saja yang baru dipraktekan? Apapun itu, tetap nikmati semua prosesnya.

Kontributor : Irukawa Elisa

Baca juga : 4 Tips Jualan Online Dengan Kualitas Produk Yang Terbaik