7 Kesalahan Dalam Menjalankan Bisnis Affiliate Marketing

      Komentar Dinonaktifkan pada 7 Kesalahan Dalam Menjalankan Bisnis Affiliate Marketing
kesalahan affiliate marketing

Hindari 7 Kesalahan Dalam Menjalankan Bisnis Affiliate Marketing – Apakah Anda salah satu pelaku affiliate marketing? Apa sih kendala yang Anda hadapi ketika menjalankan program ini? Pastinya ada banyak sekali masalah yang Anda hadapi. Pada kesempatan kali ini akan mengulas kesalahan yang sering dilakuka oleh pelaku bisnis affiliate marketing.

Sebelumnya, Anda pastinya sudah tahu apa saja tugas affiliate marketing bukan? Yaitu dengan menyebarkan informasi, agar tepat sasaran. Kadangkala, selama proses penyebaran affiliate, pastinya Anda melakukan ilmu internet marketing, seperti melakukan iklan secara softselling atau pun hardselling bukan. Nah, jika anda sudah melakukan ini, namun kurang efektif. Barangkali Anda melakukan kesalahan yang tidak Anda sadari.

Berbicara tentang kesalahan, inilah yang menjadi sumber masalah yang sering dialami oleh pelaku bisnis affiliate marketing. Ketika usaha bisnis Anda tidak berjalan lancar, Anda perlu memperhatikan beberapa cara sebagai berikut.

1. Terlalu hard sell

Bagi seorang affiliate marketing, pasti sudah akrab dan tahu tentang metode hard selling. Nah, rerata dari pemula lebih sering menggunakan hard selling. Jadi calon konsumen seolah seperti di paksa. Cara-cara semacam ini perlu di hindari. Prinsipnya, buatlah selling lebih soft, dan lebih menekankan pada edukasi konten. Minimal dengan cara demikian yang soft, lebih efektif mampu menggerakan calon pembeli.

2. Tidak Fokus

Kesalahan yang kedua yang paling sering dilakukan adalah, kurang fokus. Misal, Anda mengikuti lebih dari satu affiliate marketing. Karena banyak affiliate yang diikuti, akhirnya fokus terpecah. Kecuali Anda memang sudah Handal dan professional dalam membagi waktu, itu sah-sah saja. Jika belum merasa mampu melakukan itu, hindari kegiatan affiliate marketing terlalu banyak. 

3. Kurang Selektif Memiliki Program

Kita tahu bahwa dunia internet saat ini begitu menarik perhatian. Banyak program affiliasi yang ditawarkan di luar sana, dengan iming-iming yang juga mengiurkan. Ada pula yang menerima program affiilasi ini karena faktor ketidaktahuan. Jadi ada yang menawarkan, Anda asal terima tawaran tersebut. Jadi, khusus bagi Anda yang menawarkan program affiliate marketing semacam ini, pelajari dan tanyakan apa benefit dan umpan balik yang Anda terima. Jika Anda cocok, boleh dieksekusi.

Baca juga : 9 Daftar Affiliate Marketing Yang Menjanjikan

4. Pengetahuan Produk Rendah

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah, ketidaktahuan terhadap produk. Padahal, mengenali produk adalah kunci keberhasilan seorang affiliate marketing. Bagaimana kita bisa menjual produk, jika kita sendiri tidak mengetahui kelemahan atau kelebihan dari produk yang kita miliki.

5. Tidak Melacak link affiliate

Affiliate marketing pemula sangat sering asal action. Tanpa harus melihat atau mengecek dulu link affiliate yang digunakan. Memang tidak terlalu penting, namun mengecek link affiliate itu sangat penting. Lalu, bagaimana sih caranya melacak? Jadi Anda bisa menggunakan layanan shortener url seperti bitly.com.

6. Tidak memiliki Website

Kesalahan lain yang seringkali di alami adalah banyak dari pebisnis affiliate marketing pemula tidak memiliki website sendiri. Padahal, keberadaan website itu sangatlah penting. Ibarat jual beli, website adalah warung, tempat Anda berjualan di sana. Keberadaan website pula, sebagai media untuk personal branding terhadap produk anda.

7. Tidak melakukan perbadingan

Kesalahan yang lain yang sering dilakukan adalah, tidak melakukan perbandingan penawaran affiliate yang datang. Padahal, tidak semua affiliate marketing menarik dan tidak menguntungkan Anda. Intinya sih, agar Anda tidak tertipu atau merasa tidak diuntungkan. Jadi, penting bagi Anda untuk melakukan perbandingan terhadap produk yang Anda tangkap.

Itulah beberapa kesalahan saat menjalan affiliate marketing bagi pemula. Semoga dengan paparan dan ulasan ini bermanfaat.

Kontributor : Elisa