Obat Penyembuhan Hiv/Aids

      Comments Off on Obat Penyembuhan Hiv/Aids

Hingga saat ini para ilmuwan terus mengembangkan ilmu pengetahuan untuk menemukan obat hiv khusus bagi penderita HIV AIDS. Penyakit HIV AIDS disebabkan karena infeksi dari virus Human Immunodeficiecy Virus.

Virus ini menyerang dengan berbagai macam tahap yang berbeda. Pada tahap awal banyak orang yang tidak menyadari tentang gejala dari infeksi HIV. Namun kondisi tubuh yang terus menerus lemah bisa menjadi salah satu tanda serius.

Diagnosis untuk menentukan sakit ini dilakukan dengan pemeriksaan darah. Terkadang beberapa penderita HIV AIDS juga perlu melakukan beberapa kali pemeriksaan untuk mengetahui pepastian tentang HIV AIDS yang sudah menginfeksi dalam tubuh.

Pada dasarnya tidak ada satupun obat yang bisa menyembuhkan HIV AIDS. Ilmuwan terus mengembangkan penelitian untuk mengetahui bahwa perkembangan virus HIV AIDS tidak berjalan terlalu cepat. Jika perkembangan terjadi dalam waktu yang lebih cepat maka harapan hidup penderita bisa menjadi lebih kecil. Berikut ini adalah beberapa cara mengobati HIV AIDS dengan  jenis obat yang sering digunakan bagi penderitanya:

  1. Konsumsi Obat ART (Anti Retroviral Therapy)

Obat ini khusus bekerja untuk mengatasi perkembangan virus sehingga bisa memberikan harapan hidup yang lebih panjang untuk penderita HIV AIDS. Obat ini sama sekali tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS. Pemakaian obat ini pada ibu hamil bisa mengurangi resiko virus penyakit menular ini ke janin. Namun pada dasarnya obat ini sama sekali tidak menyembuhkan dan hanya mengurangi berbagai gejala dan infeksi penyakit lain.

  1. Obat Antiretroviral (ARV)

Ini adalah salah satu jenis obat yang dikembangkan untuk menghentikan kerusakan sel dalam tubuh akibat dari infeksi HIV. Cara mengobati HIV AIDS ini juga bisa digunakan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah kerusakan sel tubuh yang lebih parah. Obat ini diperlukan seumur hidup bagi penderita HIV AIDS. Berhenti dari perawatan ini akan membuat tubuh menjadi lebih resisten sehingga perawatan harus dilakukan secara terus menerus.

  1. Obat ARV untuk Ibu Hamil

Ibu hamil memerlukan obat ARV untuk mencegah penularan virus dari dirinya ke janin dalam rahim. Jika ibu hamil tidak melakukan perawatan ini maka kemungkinan besar bisa menularkan virus ke janin sehingga bayi yang lahir terinfeksi HIV. Ibu hamil juga disarankan untuk melakukan proses persalinan cesar dibandingkan proses persalinan normal untuk mencegah penularan virus. Selain itu, ibu hamil juga dilarang untuk menyusui bayi karena HIV bisa menular lewat ASI.

Efek Samping Perawatan Medis

Pemakaian berbagai jenis obat seperti ARV atau ART memang banyak disarankan oleh dokter. Obat ini memang tidak akan menyembuhkan HIV AIDS, tapi paling tidak bisa mengurangi gejala dan dan berbagai penyakit yang menyerang penderita karena sistem kekebalan tubuh yang terus melemah. Namun perawatan ini juga sering dihindari karena menyebabkan beberapa efek samping dibawah ini.

  • Sulit untuk tidur dan terkadang juga bisa menyebabkan tekanan mental serta depresi
  • Gangguan pencernaan yang menyebabkan mual dan muntah secara terus menerus
  • Sakit kepala dan badan yang terasa lebih lemah
  • Penyakit kulit yang menyebabkan beberapa bagian kulit menjadi lebih hitam atau merah
  • Berbagai efek samping ini juga bisa menyebabkan kurang percaya diri bagi penderita HIV AIDS.

Penyebab HIV

HIV menghancurkan sel CD4 – jenis tertentu dari sel darah putih yang memainkan peran besar dalam membantu tubuh melawan penyakit Anda. Sistem kekebalan tubuh melemah sebagai sel sehingga Anda dapat terjangkit infeksi HIV selama bertahun-tahun dan akhirnya menjadi AIDS.

faktor risiko

Siapapun dari segala usia, ras, jenis kelamin atau orientasi seksual dapat terinfeksi, tetapi Anda berada di risiko terbesar dari HIV / AIDS jika Anda:

  • Memiliki hubungan seks tanpa kondom.
  • Memiliki Infeksi Seksual Menular lain.
  • Berbagi alat suntik dengan orang yang positif mengidap HIV, terutama di kalangan pengguna narkotika suntik.
  • Ibu hamil positif HIV kepada bayinya selama masa kehamilan, persalinan dan/atau waktu menyusui.
  • Seorang pria yang tidak disunat. ( Penelitian menunjukkan bahwa jika tidak sunat itu dapat meningkatkan risiko penularan heteroseksual HIV).
  • Komplikasi
  • Infeksi HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, membuat Anda sangat rentan terhadap berbagai infeksi penyakit dan beberapa jenis kanker.
  • Tuberkulosis (TBC)
  • Diare berat
  • Cytomegalovirus / Infeksi Virus
  • Radang mulut
  • Radang selaput otak
  • Infeksi lambung
  • Radang usus
  • Tumor Darah
  • Kanker kelenjar getah bening dan jenis kanker – kanker yang lain
  • Depresi
  • Gagal ginjal