Mengobati Diabetes Kering

      Comments Off on Mengobati Diabetes Kering

Diabetes merupakan suatu gangguan kesehatan yang disebabkan karena kadar gula di dalam darah meningkat dan melebihi batas normal. Diabetes sering kali di alami oleh seseorang yang mengalami gangguan obesitas atau kelebihan berat badan, namun adapula orang-orang yang telah lanjut usia.

Penyakit Diabetes Kering adalah bagian dari gangguan diabetes yang mana hal tersebut ditandai dengan kondisi tubuh penderita diabates terlihat kurus dan kering. Diabetes kering merupakan tanda awal timbulnya diabetes tipe 2, dimana insulin dalam tubuh penderita sudah mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan kebalnya terhadap kandungan glukosa dalam tubuh dan memerlukan obat diabetes yang tepat. Dalam kasus ini, insulin sudah tidak mampu lagi untuk mengkonversi gula dalam darah menjadi glukogen yang pada akhirnya dapat menimbulkan peningkatan kadar gula dalam darah melebihi batas normalnya150mg/dl.

Penyebab Penyakit Diabetes Kering

Beberapa penyebab yang dapat memicu terjadinya penyakit diabetes kering antara lain adalah:

– Stress,

– Pola makan yang tidak teratur,

– Mengalami gangguan bahaya obesitas (kelebihan berat badan),

– Faktor genetik atau keturunan,

– Kurang beristirahat dan berolahraga, dan

– Penggunaan obat-obatan berbahan kimia.

Tanda atau Ciri-Ciri Penderita Diabetes Kering

Berikut ini tanda atau ciri-ciri orang yang menderita penyakit diabetes kering yang meski anda ketahui dan waspadai karena jika terlalu lama di biarkan akan sangat berbahaya, Berikut tanda atau ciri-cirinya :

– Sering merasa lapar,

– Timbulnya bau mulut pada nafas,

– Penglihatan menjadi kabur,

– Timbulnya rasa pegal pada bagian otot,

– Meningkatnya rasa haus,

– Mulut terlihat kering,

– Badan menjadi mudah lemah, letih, dan lesu,

– Timbulnya luka pada bagian kulit yang sulit untuk mengering,

– Kulit sering gatal-gatal,

– Mudah mengantuk,

– Terjadi pembengkakan pada kaki,

– Berat badan yang terus menurun, dan

– Sakit kepala.

Mengobati Diabetes Kering

Adapun Hal yang dapat anda lakukan untuk mengobati diabetes kering yaitu:

1. Melakukan aktivitas fisik secara rutin

Seorang penderita gejala diabetes sangat dianjurkan untuk selalu rutin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darahnya. Latihan tersebut dapat berupa aerobik ringan, berenang, jogging, maupun jenis olahraga lainnya.

2. Memantau kadar gula dalam darah

Terkadang, kadar gula dalam darah seseorang sangat sulit untuk diprediksi. Untuk itu, seorang penderita diabetes sebaiknya rajin untuk mengontrol gula darah ke dokter.

3. Mengkonsumsi makanan sehat

Sangat penting bagi penderita diabetes untuk lebih memilih konsumsi bahan makanan yang kaya akan kandungan serat seperti buah-buahan, sayuran, maupun biji-bijian. Sumber makanan kaya serat biasanya memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah.

4. Operasi bariatrik

Yaitu operasi yang dilakukan dengan cara memotong sebagian dari usus kecil yang memiliki efek untuk menurunkan kadar gula darah. Resiko yang bisa ditimbulkan antara lain adalah kekurangan nutrisi dalam tubuh, osteoporosis, serta kematian.

 

Terapi Insulin

Terapi ini dengan menggunakan beberapa jenis obat-obatan seperti :

1. Metformin

Sejenis obat yang diresepkan dokter pada pasien diabetes yang gunanya untuk meningkatkan sensitivitas jaringan tubuh terhadap insulin sehingga tubuh dapat menggunakan insulin dengan lebih efektif. Selain itu, obat ini juga dapat menurunkan produksi glukosa pada organ hati. Penggunaan obat ini bisa menimbulkan efek samping seperti mual dan diare.

2. Sulfonilurea

Jenis obat yang berguna untuk meningkatkan jumlah produksi insulin. Contoh obat ini antara lain glyburide (seperti DiaBeta dan Glynase), glipizide (seperti Glucotrol), dan glimepiride (seperti Amaryl). Efek samping dari obat ini adalah penurunan kadar gula serta kenaikan berat badan pasien.

3. DPP-4 inhibitor

Jenis obat yang dapat membantu mengurangi kadar gula darah, dengan efek samping yang cenderung lebih kecil. Contoh obat ini antara lain adalah sitagliptin (Januvia), saxagliptin (Onglyza) dan linagliptin (Tradjenta).

4. GLP-1 receptor agonists

Jenis obat yang dapat memperlambat proses pencernaan dan membantu menurunkan kadar gula darah. Efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain adalah mual, serta dapat meningkatkan resiko pankreatitis. Contoh obat ini antara lain Exenatide (Byetta) dan liraglutide (Victoza).

5. GLT2 inhibitor

Jenis obat yang bekerja dengan mencegah ginjal dari reabsorbing gula dalam darah dan mengekskresikannya dalam urin. Efek samping yang mungkin ditimbulkan antara lain adalah infeksi ragi dan infeksi saluran kemih. Contoh obat ini adalah canagliflozin (Invokana) dan dapagliflozin (Farxiga).

6. Terapi insulin

Terapi ini dilakukan sebagai pilihan terakhir dari pengobatan diabetesdengan menyuntikkan insulin ke dalam tubuh pasien.