Herbal Obat Diabetes

      Comments Off on Herbal Obat Diabetes

Diabetes merupakan penyakit akibat tidak mampu mengendalikan kadar gula yang ada di dalam darah. Berbagai gejala kerap dialami oleh penderita diabetes.

Di antaranya sering merasa haus, berat badan menurun drastis, sering kelelahan, penglihatan kabur, luka yang sulit sembuh, dan sering merasakan gatal-gatal.

Diabetes dapat dibagi menjadi dua tipe. Yakni diabetes kering dan diabetes basah. Diabetes kering menyebabkan tubuh si penderita tidak dapat memproduksi insulin. Sedangkan diabetes tipe kedua yakni diabetes basah yang juga dapat menyebabkan penyakit lain seperti stroke.

Berikut beberapa penyebab Terkena Diabetes:

Obesitas

Kelebihan berat badan merupakan akar dari segala jenis penyakit berbahaya. Akibat timbunan lemak yang tinggi di dalam tubuh, maka memicu resistensi terhadap insulin. Selain itu, kelebihan lemak dalam tubuh juga akan memicu penyumbatan aliran darah serta berpengaruh terhadap fungsi hormon.

Ketidak seimbangan hormon

Hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang juga bisa menjadi penyebab kencing manis atau penyakit diabetes. Hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang akan menyebabkan sel beta pankreas terganggu dan kerja insulin jadi terhambat. Ketidak seimbangan hormon juga memiliki kaitan erat dengan obesitas seperti yang telah di jelaskan di atas. Lemak memang sangat diperlukan bagi tubuh, akan tetapi jumlah lemak yang berlebihan juga bisa mengganggu kesehatan. Semakin banyak tubuh menyimpan lemak,maka kerja hormo akan semakin terganggu dan meicu resistensi insulin.

Resistensi sel terhadap insulin

Ini merupakan penyebab diabetes yang terjadi akibat semua masalah di atas. Kadar gula darah dalam tubuh yang meningkat bisa disebabkan karena reaksi penolakan sel terhadap insulin. Akibatnya, glukosa tidak bisa digunakan oleh sel sebagai sumber energi maupun makanan cadangan. Jadi, kadar gula dalam tubuh akan meningkat drastis.

Kerusakan sel beta pankreas

Ini merupakan akar permasalahan yang terjadi pada penyakit diabetes. Sel beta pankreas adalah kelenjar yang berperan mensekresikan insulin. Insulin berperan penting dalam menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Jika sel beta pankreas mengalami kerusakan, maka insulin tidak bisa bekerja dengan normal sehingga kadar gula darah tidak bisa diatur.

Berikut obat diabetes herbal yang dapat anda gunakan untuk mengobati Diabetes yaitu:

1. Kunyit

Kunyit sangat bermanfaat bagi tubuh, jenis sayur ini juga sangat bagus untuk pengobatan berbagai penyakit yang berada ditubuh manusia. Selain itu, kita juga dapat menemukan kunyit dengan sangat mudah.

Kunyit sebagai obat diabetes sudah terkenal dari dulu. Bahkan orang-orang zaman dahulu sudah berhasil mencoba mengatasi penyakit tersebut. Tapi jangan salah, kamu harus benar-benar memahami cara pembuatan obat diabetes dengan kunyit secara lengkap. Seperti ini caranya:

– Carilah kunyit di pasar dengan harga yang murah, kalau bisa 1 Rimpang

– Kemudian siapkan garam, setengah sendok saja.

– Setelah itu rebuslah air dengan dicampurkan kunyit dan garam tadi, sampai benar-benar mendidih, tapi jangan lupa kunyitnya dibersihkan dulu.

– Setelah mendidih, kamu harus menyaring air rebusan kunyit tadi di gelas.

– Tunggu sampai agak dingin, lalu minum secara perlahan sampai habis. Lakukan secara terus menerus sampai gula darah turun.

Kamu bisa mencoba melakukan hal tersebut selama seminggu dan bisa juga 2 minggu, jika ada penurunan gula darah, kamu harus berhenti meminumnya. Selain itu, kunyit juga mampu mengobati penyakit-penyakit agar tidak terjadi komplikasi.

2. Gingseng

Gingseng dapat menurunkan kadar gula darah, selain itu juga dapat digunakan untuk menambah stamina Anda. KOnsumsilah Gingseng Sesuka Hati Anda

3. Daun Sirsak

Khasiat Daun Sirsak Memang Sudah Mendunia. Bahkan Daun Buah Yang enak ini Bisa Menyembuhkan Sakit Kencing Manis. Nah Yuk Kita Bikin Ramuanya

– 15 Daun sirsak dan 7 Daun Sirih Merah Di Rebus Dengan 2 Gelas Air, Sebaiknya Gunakan Api Kecil Saja

– Silakan Direbus Sampai Tersisa 1 Cangkir Saja

– Biarkan Dingin Dulu Lalu Disaring Dan Minum 2 Kali Sehari.