Cara Mengobati Penyakit Diabetes Secara Tradisional

      Comments Off on Cara Mengobati Penyakit Diabetes Secara Tradisional

Penyakit diabetes terdapat pada sekitar 1 wanita usia reproduksi dan 1–2% diantaranya akan menderita diabetes gestasional. Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (meningkatanya kadar gula darah) yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya dan fatal jika tidak mendapatkan obat diabetes yang tepat dalam waktu cepat.

Penyakit gula atau yang lebih dikenal dalam istilah medis penyakit diabetes sepertinya kini semakin menggurita. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia, tidak hanya diderita oleh orang tua atau dewasa saja, bahkan juga remaja.

Gejala Umum dari Diabetes Melitus:

– Letih, lesu.

– Banyak kencing (poliuria).

– Haus dan banyak minum (polidipsia), lapar (polifagia).

– Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya

– Lemah badan, kesemutan, gatal, pandangankabur, disfungsi ereksi pada pria, dan    pruritusvulvae pada wanita

Penyebab yang umum dijalani oleh beberapa orang:

1. Kurang tidur

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

2. Malas beraktivitas fisik

Masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Solusi: Bersepeda ke kantor.

3. Sering stres

Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

4. Kecanduan rokok

Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

 

Berikut Obat Tradisional yang dapat anda gunakan untuk menyembuhkan Diabetes:

1. Fenugreek atau klabet

Fenugreek atau klabet obat diabetes alami

Anda merasa asing dengan tanaman tersebut? tentu, karena tanaman ini bukan berasal dari negara kita, fenugreek adalah tanaman yang berasal dari India yakni bumbu dapur yang difungsikan untuk menambah cita rasa masakan. Slain digunakan sebagai bumbu masakan ternyata klabet juga dapat mengontrol kadar glukosa darah dan sudah terbukti secara ampuh untuk mengobati diabetes. Jika anda ingin menuruunkan kadar diabetes anda, anda dapat segera mengkonsumsinya.

2. Lidah buaya

Lidah buaya untuk obati diabetes

Selain sudah dikenal untuk menyuburkan dan menghitamkan rambut, lidah buaya juga dapat berkhasiat untuk mengobati diabetes. Pasalnya lidah buaya memiliki kandungan getah bening yang dapat berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Lidah buaya jugabanyak digunakan oleh para ahli dibidang farmatologi sebagai bahan untuk membuat obat-obatan herbal.

3. Bawang putih

Bawang putih berkhasiat mengobati diabetes

Para peneliti ilmiah telah membuktikan bahwa bawang putih memiliki kandungan yang sangat ampuh untuk menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi, kandungannya juga dapat memperbaiki sel-sel pada pankreas sehingga dapat merangsang pangkreas untuk memproduksi insulin dalam tubuh.